Sabtu, 18 Maret 2017

LPD Kedonganan Serahkan Santunan Rp 22 Juta Kepada Keluarga Almarhum I Gede Arsa Kusuma Wijaya

LPD Desa Adat Kedonganan menyerahkan dana santunan kematian bagi peserta program Tabungan Beasiswa (Tabe) Plus yang meninggal dunia karena kecelakaan di air terjun Tegenungan, I Gede Arsa Kusuma Wijaya. Santunan kematian sebesar Rp 20 juta itu diterima ayah almarhum I Gede Rai Wijaya di rumah keluarga almarhum, Jumat,17 Maret 2017. Selain santunan kematian, almarhum juga menerima dana duka cita dari LPD Kedonganan sebesar Rp 2 juta. Dana duka cita ini memang menjadi labda yang didapat bagi krama Desa Adat Kedonganan apabila meninggal dunia. 

Almarhum I Gede Arsa Kusuma Wijaya meninggal karena tergerus air terjun Tegenungan, Gianyar, 15 Maret 2017 lalu. Siswa kelas II SMP Kuta ini berwisata ke air terjun Tegenungan bersama rekan-rekannya. Saat hendak berfoto, almarhum terpeleset dan jazadnya baru ditemukan beberapa jam berikutnya. 

Kepala LPD Kedonganan, I Ketut Madra (kanan) menyerahkan dana santunan kematian dan duka cita kepada ayah almarhum, I Gede Rai Wijaya (tengah), 17 Maret 2017 di rumah keluarga almarhum.
"Almarhum merupakan nasabah Tabe Plus. Almarhum meninggal sebelum masa kontrak Tabe Plus berakhir sehingga berhak atas dana santunan kematian sebesar Rp 20 juta," kata Kepala LPD Desa Adat Kedonganan, I Ketut Madra saat bersama pengurus LPD dan prajuru Desa Adat Kedonganan menyerahkan dana santunan dan duka cita itu di rumah keluarga almarhum.

Madra berharap dana santunan dan duka cita itu bermanfaat bagi keluarga almarhum. Selain itu, menurut Madra, kedatangan pihaknya ke rumah keluarga almarhum sekaligus menyerahkan dana santunan dan duka cita untuk turut mendoakan almarhum serta memberikan motivasi kepada keluarga almarhum agar tetap tabah. 

Ayah almarhum, I Gede Rai Wijaya menyampaikan terima kasih kepada pengelola LPD Kedonganan dan prajuru Desa Adat Kedonganan atas perhatian yang diberikan. Menurut Rai Wijaya, santunan kematian dan dana duka cita itu sangat berharga dan bermakna bagi pihaknya sebagai keluarga yang ditinggalkan. (*)

Simak juga beritanya di Bali TV berikut ini.


0 komentar:

Posting Komentar