LPD Kedonganan Berbagi 7 Ton Daging Babi

LPD Desa Adat Kedonganan konsisten melanjutkan program Berbagi Daging Babi sebagai revitalisasi tradisi mapatung menjelang hari raya Galungan. Senin (30/10), sekitar 7 ton daging babi dibagikan untuk 2.300 krama dan nasabah LPD Desa Adat Kedonganan.

Ketua Pemuda Eka Santhi Raih Penghargaan Wirausaha Muda Berprestasi Nasional

Satu lagi pemuda Kedonganan mengukir prestasi di tingkat nasional. I Wayan Yustisia Semarariana meraih juara II Wirausaha Muda Pemula Berprestasi Nasional 2017. Penghargaan bergengsi ini diterima Ketua Pemuda Eka Santhi Kedonganan itu di Jakarta pada Jumat (27/10).

LPD Kedonganan Sosialisasi Spirit Tri-Us Lewat Lomba Padus

LPD Kedonganan menggelar lomba paduan suara antar-PKK se-Desa Adat Kedonganan serangkaian hari ulang tahun (HUT) ke-27 LPD Desa Adat Kedonganan. Lomba diikuti enam banjar adat yang ada di Desa Adat Kedonganan.

LPD Kedonganan Fasilitasi Upacara Panglukatan Sapuh Leger Massal

LPD Desa Adat Kedonganan memfasilitasi upacara panglukatan sapuh leger massal bagi krama Desa Adat Kedonganan bertepatan dengan hari Tumpek Wayang, Sabtu (29/7).

Generasi Muda Kedonganan Harus Berani Berwirausaha

Generasi muda Kedonganan harus memiliki kemampuan dan keberanian berwirausaha. Mereka mesti melihat dan menggarap secara maksimal peluang usaha yang ada di Desa Adat Kedonganan.

Minggu, 19 Juni 2016

LPD Kedonganan Segera Lakukan Transformasi Tata Kelola

Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Adat Kedonganan segera melakukan transformasi tata kelola yang lebih mencerminkan LPD sebagai lembaga keuangan komunitas adat Bali. Langkah ini dilakukan sebagai tindak lanjut Undang-Undang (UU) Nomor 1 tahun 2013 tentang Lembaga Keuangan Mikro (LKM) yang mengakui dan mengayomi LPD sebagai lembaga keuangan khusus komunitas yang diatur dalam hukum adat Bali. Transformasi tata kelola ini pun sudah disepakati dalam rapat antara Badan Pengurus, Badan Pengawas, prajuru desa adat, krama perwakilan masing-masing banjar serta kelian adat pada Minggu (19/6). 

Rapat transformasi tata kelola LPD Kedonganan, Minggu (19/6)

Kepala LPD Desa Adat Kedonganan, I Ketut Madra, S.H., M.M., menjelaskan ada dua hal pokok yang diputuskan dalam rapat. Pertama, peserta rapat menyetujui Sadguna Manajemen Solution (Samas) dijadikan konsultan dalam hal pembuatan pararem panyahcah LPD serta meyusu transformasi tata kelola LPD Kedonganan. Kedua, Bendesa Adat Kedonganan segera membentuk tim pendamping sesuai dengan kebutuhan yang akan dibahas 

"Transformasi tata kelola menjadi inti dari pertemuan. Kami menargetkan transformasi tata kelola diselesaikan dalam waktu satu tahun," kata Madra. 

Samas Consultant dipilih sebagai konsultan, menurut Madra, karena merupakan satu-satunya lembaga konsultan yang mau membahas dan membedah tata kelola LPD dengan konsep pengecualian dari hukum positif sebagaimana amanat UU LKM. Transformasi tata kelola penting dilakukan LPD Kedonganan agar LPD tetap bisa dipertahankan sebagai lembaga keuangan khusus komunitas adat Bali dengan fungsi sosial-budaya-ekonomi yang khas Bali. 

"Sistem pengelolaan sekarang cenderung mengarahkan LPD ke model kapitalis. Itu tidak cocok dengan spirit awal pendirian LPD sebagai lembaga keuangan komunitas adat Bali untuk menyangga upaya pemertahanan adat, budaya dan agama masyarakat Bali," beber Madra. 

Madra menjamin sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki LPD Kedonganan sudah sangat siap untuk bertransformasi. Selama ini, kata Madra, LPD Kedonganan menjadi pamrakarsa atau inisiator transformasi tata kelola LPD di Bali. Lebih dari 25 tahun, LPD Kedonganan juga dikelola dengan prinsip-prinsip lembaga keuangan komunitas adat Bali yang dijiwai nilai-nilai agama Hindu. 

"Bagi kami di LPD Kedonganan, transformasi tata kelola itu tidak sulit karena selama ini sudah kami lakukan," tandas Madra. (*)