Senin, 02 November 2015

Tes Beasiswa Prestasi Tempa Daya Saing Anak-anak Kedonganan

Tes Beasiswa Prestasi (TBP) yang digelar LPD Kedonganan secara rutin setiap tahun merupakan upaya nyata membina semangat berkompetisi dan berprestasi anak-anak di Desa Adat Kedonganan. Dengan begitu, daya saing mereka tertempa dengan baik sebagai bekal menghadapi persaingan yang semakin ketat dalam kehidupan. 

Demikian ditegaskan Kepala LPD Desa Adat Kedonganan, I Ketut Madra, S.H., M.M., saat membuka TBP 2015 di gedung LPD Desa Adat Kedonganan, Senin (2/11). TBP digelar sebagai rangkaian peringatan HUT ke-25 LPD Kedonganan. 

"Semangat berani dan mau bersaing itu penting. Itu modal memenangkan persaingan," kata Ketut Madra. 


Kepala LPD Kedonganan, I Ketut Madra, S.H., M.M., menyalami satu per satu peserta Tes Beasiswa Prestasi 2015.
Itu sebabnya, LPD Kedonganan memilih tetap melaksanakan TBP setiap tahun sejak tahun 1997. Bagi LPD Kedonganan, masa depan Kedonganan terletak di tangan anak-anak Kedonganan saat ini. Sebagai lembaga keuangan komunitas adat, LPD Kedonganan ingin berkontribusi pada penyiapan generasi penerus Desa Adat Kedonganan, yang tidak saja berkompeten dalam bidang budaya, tetapi juga memiliki kompetensi akademik yang bagus. 

Secara praktis, imbuh Madra, TBP juga dimaksudkan menjaga kualitas pendidikan dasar di Kedonganan. Empat Sekolah Dasar (SD) yang ada di Kedonganan diharapkan tetap termotivasi untuk terus berbenah menjadi yang terbaik sehingga terjadi persaingan yang sehat untuk mencapai prestasi terbaik.

Independen

Ketua Panitia HUT ke-25 LPD Kedonganan, Drs. I Wayan Suriawan menjelaskan pihaknya berupaya terus memperbaiki kualitas kegiatan TBP. Tahun ini, soal yang digunakan dalam TBP disiapkan tim khusus yang sepenuhnya berasal dari luar Kedonganan. 

"Kami memiliki fasilitataor independen dalam pengadaan dan penggandaan soal, termasuk juga memeriksa jawaban siswa. Jadi, kami di panitia, sama sekali tidak terlibat dalam penyediaan soal. Bahkan, kami tidak tahu siapa yang membuat soal. Yang tahu hanya fasilitator," kata Suriawan. 

Menurut Suriawan, hal ini juga sudah disampaikan dan disepakati dalam pertemuan teknik dengan para guru dari empat SD di Kedonganan. Agar bisa menjadi bahan evaluasi, setelah TBP selesai, tes dan kunci jawaban akan didistribusikan ke sekolah-sekolah. 

"Dengan begitu, sekolah bisa memprediksi soal-soal TBP tahun berikutnya melalui soal TBP tahun ini," kata Suriawan. 

Seperti tahun-tahun sebelumnya, TBP 2015 diikuti siswa kelas III, IV, V dan VI dari empat SD di Kedonganan. Masing-masing sekolah mengirimkan siswa peraih posisi tiga besar di tiap tingkatan kelas. Karena itu, jumlah total peserta sebanyak 48 orang. 

TBP berangsung dua hari, Senin dan Selasa (2-3/11). Adapun mata pelajaran yang diteskan meliputi PKn, Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPS, Bahasa Bali, dan Bahasa Inggris. Namun, khusus untuk kelas III tidak mendapat tes Bahasa Inggris. 

Para pemenang akan mendapatkan beasiswa berupa tabungan dalam produk Tabungan Beasiswa (Tabe) Plus. Juara I mendapat tabungan Rp 1.000.000, Juara II Rp 800.000 dan Juara III Rp 600.000. Para pemenang akan diumumkan melalui surat ke sekolah masing-masing dan website ini. Hadiah pemenang diserahkan saat puncak HUT, 27 Desember 2015 mendatang.

Selain TBP, LPD Kedonganan juga menggelar Cerdas Cermat antar-SD se-Kelurahan Kedonganan yang dilaksanakan Rabu (4/11) di Balai Banjar Pasek. Untuk menjamin independensi, soal dan juri Cerdas Cermat juga sepenuhnya didatangkan dari luar Kedonganan. (*)

0 komentar:

Posting Komentar