Kamis, 10 September 2015

Laksanakan Amanat UU LKM, Kedonganan Segera Susun "Pararem" LPD


Desa Adat Kedonganan mendukung Keputusan Paruman Agung III Majelis Desa Pakraman (MDP) Bali No. 007/SK-PA III/MDP Bali/VIII/2014 tentang Pararem LPD Bali karena keputusan itu sebagai pelaksanaan amanat UU Nomor 1 tahun 2013 tentang Lembaga Keuangan Mikro (LKM). Sebagai wujud dukungan itu, Bendesa Adat Kedonganan, I Ketut Puja segera membentuk tim perumus pararem pangele tentang LPD Desa Adat Kedonganan. Hal ini ditegaskan Puja di sela-sela perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-25 LPD Kedonganan di Balai Banjar Pasek, Kedonganan, Rabu (9/9).

Pararem pangele ini mengacu kepada Pararem LPD Bali tetapi disesuaikan dengan kondisi kami di Kedonganan,” kata Puja.

Laporan Ketua LPD Kedonganan, I Ketut Madra dalam perayaan HUT ke-25 (Selae Tiban) LPD Kedonganan, 9 September 2015 di Balai Banjar Pasek.
Puja menyatakan pihaknya memang merencanakan revisi awig-awig sehingga nanti bisa ditegaskan LPD sebagai duwe (hak milik) desa adat. Namun, merevisi awig-awig itu butuh waktu panjang. Karena penegasan LPD sebagai duwe desa adat ini mendesak sebagai amanat UU LKM, maka pihaknya memandang perlu dan tepat membuat pararem pangele desa adat tentang LPD.

Sebelumnya Ketua LPD Kedonganan, I Ketut Madra mendorong agar Desa Adat Kedonganan secepatnya menyusun Pararem Pangele Desa Adat Kedonganan tentang LPD. Selain menjadi amanat UU dan tindak lanjut Keputusan Paruman Agung III MDP Bali, pararem pangele juga memperkuat posisi LPD sebagai duwe desa adat.

Tokoh masyarakat Kedonganan, I Made Ritig menyatakan masyarakat Bali harus bersyukur karena LPD diakui Negara sekaligus diberi keleluasaan mengatur dirinya sendiri berdasarkan hukum adat. Itu berarti LPD tetap menjadi milik masyarakat adat Bali dan leluasa mengembangkan diri untuk kepentingan menjaga adat dan budaya masyarakat Bali. Pensiunan polisi yang kini menjadi praktisi hukum itu pun menyatakan siap membantu penyusunan pararem pangele tentang LPD Kedonganan. (*)

0 komentar:

Posting Komentar