Sabtu, 22 Agustus 2015

ST Banjar Kerthayasa Juarai Lomba Wirausaha Muda

Sekaa Teruna (ST) Banjar Kerthayasa menjuarai Lomba Wirausaha Muda serangkaian HUT ke-25 LPD Kedonganan, Sabtu, 22 Agustus 2015 lalu. Dengan proposal usaha tentang Bakso Lemuru, ST Banjar Kerthayasa berhasil meyakinkan tim juri yang dipimpin Guru Besar Ekonomi Undiknas, Prof. Dr. IB Raka Suardana.

Juara II diraih ST Banjar Pasek dengan proposal usaha produk dendeng Lucyfood. Sementara juara III disabet ST Banjar Pengenderan dengan proposal usaha kerajinan parcel.

Peserta Lomba Wirausaha Muda LPD Kedonganan berpose bersama Kepala LPD Kedonganan, I Ketut Madra dan tim juri.
Lomba Wirausaha Muda digelar LPD Kedonganan sebagai upaya mendorong tumbuhnya wirausaha muda di Desa Adat Kedonganan. Sebelumnya, LPD juga sudah menggelar Temu Wirausaha Muda sebagai media berbagi pengalaman berwirausaha yang diharapkan dapat merangsang tumbuhnya minat generasi muda Kedonganan menjadi wirausahawan.

Peserta Lomba Wirausaha Muda berasal dari ST di enam banjar se-Desa Adat Kedonganan. Mereka membuat proposal kegiatan usaha yang kreatif dan produktif. Proposal dipresentasikan di hadapan tim juri.

Kepala LPD Kedonganan, I Ketut Madra, S.H., M.M., menyatakan pihaknya akan mengarahkan para pemenang lomba untuk benar-benar menekuni bisnis secara nyata. “Bila perlu dibuatkan badan usahanya dan kami dari LPD Kedonganan siap untuk mem-back up dari sisi pendanaan. Dengan demikian, akan tumbuh wirausaha-wirausaha muda yang menjaga keberlangsungan perekonomian di desa adat Kedonganan,” tegas Madra.

Madra mengatakan kegiatan membangun semangat kewirausahaan di kalangan ST sudah menjadi komitmen LPD sejak lama. Program ini dilakukan tiap ulang tahun dengan memberikan bonus dan hadiah kepada para pemuda yang proposal bisnisnya menjadi pemenang. Dengan demikian, selain berani menumbuhkan ide-ide cerdas dalam sektor ekonomi, para pemuda pun sejak dini diajarkan untuk terus mencintai LPD sebagai lembaga komunitas yang juga menjadi milik mereka.

Raka Suardana mengapresiasi langkah LPD Kedonganan yang secara konsisten menggelar berbagai upaya membangkitkan semangat kewirausahaan anak-anak muda terutama dari kalangan ST. Hal ini sesuai dengan komitmen LPD sebagai lembaga keuangan komunitas adat di Bali yang mengemban misi menjaga budaya Bali melalui penguatan sektor perekonomian masyarakat adat.

Dia pun menyatakan bangga dengan ide-ide rencana bisnis yang disuguhkan anak-anak muda Kedonganan dalam lomba wirausaha muda itu. Para pemuda setempat dinilai mampu mengangkat nilai dan cirri khas Kedonganan sebagai kampung seafood, sehingga produk olahan dari ikan menjadi ciri khas desa Kedonganan.

“Mudah-mudahan ke depannya LPD tidak berhenti sampai di sini, dan terus berlanjut membangun dan menjadi motivator perekonomian masyarakat yang dimulai dari anak-anak mudanya,” tegasnya. 


(*)

0 komentar:

Posting Komentar