Rabu, 15 Juli 2015

Panitia Karya Padudusan Agung Terbitkan Buku "Kedonganan Mapahayu Parhyangan"

Panitia Karya Padudusan Agung, Ngenteg Linggih lan Mupuk Padagingan Pura Dalem Kahyangan dan Pura Mrajapati Desa Adat Kedonganan menerbitkan buku Kedonganan Mapahayu Parhyangan. Buku ini merupakan panduan pelaksanaan karya, terutama berkaitan dengan sejarah pura, makna karya, prosesi upacara serta yasa kirti krama

Buku setebal 76 halaman ini terbagi ke dalam lima bab. Bab I menguraikan sejarah Desa Adat Kedonganan. Bab II mengisahkan sejarah Pura Dalem Kahyangan Desa Adat Kedonganan. Bab III Makna dan Tujuan Karya Padudusan Agung, Ngenteg Linggih lan Mupuk Padagingan. Bab IV memaparkan prosesi upacara serta upakara. Bab V menjelaskan yasa kirti krama Desa Adat Kedonganan. 

Sampul buku "Kedonganan Mapahayu Parhyangan"

Buku ini disusun tim yang diketuai Ketua Panitia Karya, I Ketut Madra, S.H., M.M., dengan anggota tim penyusun, I Made Sukada dan I Ketut Mudra, S.Ag. serta penyunting I Made Sujaya. 

Ketut Madra menjelaskan buku ini disusun dengan tujuan memberikan pemahaman kepada krama mengenai makna dan tujuan karya sekaligus yasa kirti selama karya. "Karya ini cukup besar dengan biaya yang juga cukup besar. Karena itu, krama desa wajib memahami makna dan tujuan karya," kata Madra. 

Buku ini juga diharapkan bisa menjadi pedoman bagi generasi penerus Desa Adat Kedonganan jika hendak menggelar upacara serupa di masa mendatang. 

Bendesa Adat Kedonganan, I Ketut Puja, S.Ag., menyambut positif penerbitan buku Kedonganan Mapahayu Parhyangan. Buku yang menguraikan makna dan tujuan karya bisa memperkuat pemahaman krama sehingga krama bisa semakin mantap melaksanakan karya. (*) 

0 komentar:

Posting Komentar