Senin, 15 Desember 2014

LPD Kedonganan Bagikan 2.050 Paket Daging Babi untuk Krama dan Nasabah

LPD Desa Adat Kedonganan kembali membagikan paket daging babi kepada krama desa dan nasabah serangkaian perayaan hari raya Galungan dan Kuningan, Senin, 15 Desember 2014 pagi. Tercatat 2.050 paket daging babi dibagikan secara serentak di jaba Pura Bale Agung yang juga halaman parkir kantor LPD Kedonganan. 1.153 paket diberikan kepada krama desa adat, sedangkan 779 paket diberikan kepada nasabah yang berstatus krama tamiu. Tiap paket daging babi seberat 3 kg. Selain paket daging babi, krama dan nasabah yang memenuhi persyaratan juga menerima uang bumbu Rp 50.000/kepala keluarga.

Bendesa Adat Kedonganan, I Ketut Puja menyerahkan paket daging babi secara simbolis kepada para kelian banjar

Kepala LPD Desa Adat Kedonganan, I Ketut Madra, S.H., M.M., menjelaskan program pembagian paket daging babi ini sudah menjadi semacam tradisi baru di Desa Adat Kedonganan sebagai wujud kebersamaan sekaligus rasa syukur atas labda yang telah diraih LPD Kedonganan. Apa yang tlah dicapai LPD Kedonganan hingga saat ini, kata Madra, merupakan buah dari dukungan yang tiada surut dari seluruh krama Desa Adat Kedonganan. Di hari raya Galungan, sangat wajar jika LPD Kedonganan berbagi bersama krama melalui program pembagian paket daging babi.

"Ini sebetulnya wujud lain dari tradisi mapatung. Kami berharap pembagian daging babi ini bisa merangsang krama untuk menghidupkan kembali tradisi mebat saat Penampahan Galungan yang kini semakin ditinggalkan," kata Madra. 

Bendesa Adat Kedonganan, I Ketut Puja, S.Ag., juga menyatakan pembagian daging babi oleh LPD Kedonganan ini merupakan upaya memupuk kebersamaan dan kekeluargaan di antara krama desa sehingga perayaan Galungan dan Kuningan berlangsung dalam suasana rukun, damai dan harmonis. Namun, Puja meminta agar krama desa bisa mengolah daging babi yang diberikan itu, baik untuk kepentingan membuat daging olahan banten maupun konsumsi keluarga.

"Karena yang mendapat daging babi ini kepala keluarga, saya berharap anggota keluarga yang lain juga bisa menikmati, termasuk para panglingsir di rumah," kata Puja.

Madra menambahkan krama desa yang mendapatkan paket daging babi memang kepala keluarga yang merupakan krama desa ngarep. Syaratnya, keluarga itu memiliki tabungan di LPD Kedonganan dengan saldo mengendap minimal Rp 200.000. Sementara nasabah krama tamiu yang menerima paket daging babi minimal memiliki saldo tabungan atau deposito Rp 5 juta. Program pembagian paket daging babi sudah berlangsung sejak tahun 2010. (*)
 

1 komentar:

  1. Suksma utk pimpinan lpd kedonganan beserta jajaranya semoga program ini bsa berkesinambungan......kami segenap pengurus LPM Kedonganan mengucapkan selamat hari raya galungan lan kuningan, natal dan tahun baru......semoga tahun ini merupakan bekal utk melangkah maju kedepan menyongsong th 2015.....,,sukses selalu LPD kuesonganan

    BalasHapus