Selasa, 09 September 2014

HUT ke-24, LPD Kedonganan Perkuat Perhatian Pada Pendidikan Krama


Sebagai lembaga khusus milik desa adat yang menangani aspek keuangan dan perekonomian krama desa, LPD Desa Adat Kedonganan tidak hanya berpikir mengejar keuntungan sebesar-besarnya. Namun, LPD juga memikirkan aspek pendidikan krama sebagai bagian dari upaya menjamin tetap tegaknya adat dan budaya Bali di Desa Adat Kedonganan. Itu sebabnya, LPD Kedonganan menjadikan pendidikan krama, khususnya generasi muda, sebagai fokus perhatian setiap kali merayakan hari ulang tahun (HUT). 

“Dalam HUT ke-24 kali ini, meskipun kami gelar secara sederhana, kami tetap melaksanakan sejumlah kegiatan perlombaan di bidang pendidikan sekaligus memberikan beasiswa prestasi dan beasiswa bagi anak kurang mampu,” kata Kepala LPD Desa Adat Kedonganan, I Ketut Madra usai acara perayaan HUT ke-24 LPD Kedonganan, di jaba sisi Pura Bale Agung setempat, Selasa (9/9).

Kepala LPD Kedonganan, I Ketut Madra didampingi Bendesa Adat Kedonganan, I Ketut Puja memotong tumpeng dalam puncak perayaan HUT ke-24 LPD Kedonganan, Selasa (9/9)

Madra mencontohkan tes beasiswa prestasi dan beasiswa bagi anak kurang mampu tidak pernah absen dari perayaan HUT LPD Kedonganan. Tahun ini, tes beasiswa prestasi memasuki pelaksanaan ke-16. Kegiatan ini pun sudah membuahkan hasil berupa suksesnya sejumlah siswa penerima beasiswa prestasi di berbagai bidang. 

Menurut Kepala LPD Desa Adat Kedonganan, I Ketut Madra, komitmen untuk senantiasa memperhatikan aspek pembangunan pendidikan krama karena pendidikan merupakan kunci masa depan LPD termasuk desa adat di Bali. LPD Kedonganan, kata Madra, tak hanya menunjukkan kepedulian terhadap pendidikan dengan menggelar aneka lomba pendidikan saban perayaan HUT, tapi juga membuat produk khusus pendidikan, Tabungan Beasiswa (Tabe) Plus. Melalui Tabe Plus, anak-anak Desa Adat Kedonganan dididik untuk menabung sekaligus menyiapkan biaya pendidikan mereka. 

“Kami juga pernah merintis bimbingan belajar, sekolah kauripan Bali. Ini akan kami hidupkan lagi agar anak-anak kita semakin dekat dengan LPD, memahami LPD dan akhirnya menjaga LPD ini sebagai penyangga adat dan budaya Bali di desa adat,” kata Madra. 

Perayaan HUT ke-24 LPD Kedonganan diisi aneka lomba bidang pendidikan, seperti tes beasiswa prestasi, lomba cerdas cermat, lomba tri sandhya berkelompok, lomba masatua Bali dan lomba membaca puisi Bali. Dari berbagai lomba itu, SD 1 Kedonganan mendominasi juara I. Selain itu, LPD Kedonganan juga memberikan beasiswa bagi 10 anak-anak dari keluarga kurang mampu. 

Perayaan HUT ke-24 LPD Kedonganan juga dirangkaikan dengan penutupan KKN XI mahasiswa IHDN Denpasar. Para mahasiswa itu mengadakan KKN selama 1,5 bulan dan bersinergi dengan Karang Taruna Eka Shanti Kedonganan melaksanakan kegiatan lomba serangkaian HUT ke-24 LPD Kedonganan. Rektor IHDN, I Nengah Duija pun ikut hadir dalam acara itu. (*)

0 komentar:

Posting Komentar