LPD Kedonganan Berbagi 7 Ton Daging Babi

LPD Desa Adat Kedonganan konsisten melanjutkan program Berbagi Daging Babi sebagai revitalisasi tradisi mapatung menjelang hari raya Galungan. Senin (30/10), sekitar 7 ton daging babi dibagikan untuk 2.300 krama dan nasabah LPD Desa Adat Kedonganan.

Ketua Pemuda Eka Santhi Raih Penghargaan Wirausaha Muda Berprestasi Nasional

Satu lagi pemuda Kedonganan mengukir prestasi di tingkat nasional. I Wayan Yustisia Semarariana meraih juara II Wirausaha Muda Pemula Berprestasi Nasional 2017. Penghargaan bergengsi ini diterima Ketua Pemuda Eka Santhi Kedonganan itu di Jakarta pada Jumat (27/10).

LPD Kedonganan Sosialisasi Spirit Tri-Us Lewat Lomba Padus

LPD Kedonganan menggelar lomba paduan suara antar-PKK se-Desa Adat Kedonganan serangkaian hari ulang tahun (HUT) ke-27 LPD Desa Adat Kedonganan. Lomba diikuti enam banjar adat yang ada di Desa Adat Kedonganan.

LPD Kedonganan Fasilitasi Upacara Panglukatan Sapuh Leger Massal

LPD Desa Adat Kedonganan memfasilitasi upacara panglukatan sapuh leger massal bagi krama Desa Adat Kedonganan bertepatan dengan hari Tumpek Wayang, Sabtu (29/7).

Generasi Muda Kedonganan Harus Berani Berwirausaha

Generasi muda Kedonganan harus memiliki kemampuan dan keberanian berwirausaha. Mereka mesti melihat dan menggarap secara maksimal peluang usaha yang ada di Desa Adat Kedonganan.

Rabu, 27 Agustus 2014

Tes Beasiswa Prestasi Ke-16 LPD Kedonganan

Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Adat Kedonganan kembali menggelar tes beasiswa prestasi tingkat SD se-Kelurahan Kedonganan. Tes yang berlangsung dua hari, Rabu dan Kamis (27—28/8) digelar serangkaian peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-24 LPD Kedonganan. Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian LPD Kedonganan dalam membangun iklim kompetisi yang sehat sekaligus menempa daya saing anak di Desa Adat Kedonganan. 


Kepala LPD Desa Adat Kedonganan, I Ketut Madra menjelaskan tes beasiswa prestasi merupakan program rutin yang sudah dilaksanakan selama 16 tahun. Kegiatan ini sebagai wujud kepedulian LPD membangun pendidikan krama desa. 

“LPD bukan saja lembaga keuangan atau lembaga ekonomi, tetapi juga lembaga sosial budaya. Karena itu, pendidikan krama juga menjadi salah satu bidang yang pantas mendapat perhatian LPD,” kata Madra. 

Melalui tes beasiswa prestasi, kata Madra, diharapkan akan lahir anak-anak dengan daya saing tinggi serta semangat berkompetisi yang sehat. “Yang penting bukan menang, bukan pula bermaksud mengunggulkan atau merendahkan salah satu sekolah, tapi memberikan pengalaman berkompetisi dan membina semangat berprestasi anak-anak,” kata Madra. 

Tes beasiswa prestasi diikuti 48 siswa SD dari empat SD di Kedonganan. Para peserta berasal dari tiga besar di kelas III, IV, V dan VI. Bidang studi yang dijadikan materi tes meliputi Matematika, PKn, Bahasa Indonesia, Bahasa Bali, Bahasa Inggris, IPA dan IPS. 

Selain tes beasiswa prestasi, LPD Kedonganan juga menggelar sejumlah kegiatan perlombaan lain, seperti lomba merafalkan tri sandhya, lomba cerdas cermat agama Hindu, lomba masatua Bali dan lomba membaca puisi Bali yang akan dilaksanakan 2-7 September mendatang. Pelaksanaan lomba diserahkan kepada Karang Taruna Eka Santi Kedonganan dan mahasiswa Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar yang tengah melaksanakan Kulian Kerja Nyata (KKN) di Kedonganan. Puncak HUT dilaksanakan 9 September. 

Ketua Karang Taruna Eka Santhi, I Wayan Yustisia Semarariana menyatakan program tes beasiswa prestasi LPD Kedonganan telah menunjukkan hasil nyata. Banyak anak-anak muda Kedonganan yang kini sukses merupakan penerima beasiswa prestasi LPD Kedonganan. “Mudah-mudahan ke depan semakin banyak lahir generasi cemerlang dari program ini,” kata Yustisia yang juga pernah menjadi salah satu penerima beasiswa prestasi LPD Kedonganan. 

Para pemenang lomba diberikan hadiah berupa tabungan. Untuk tes beasiswa prestasi, Juara I memperoleh hadiah Rp 1 juta, Juara II menerima Rp 800 ribu dan Juara III meraih Rp 600 juta. Lomba cerdas cermat dan merafalkan trisandhya, Juara I mendapat Rp 750 ribu, Juara II Rp 600 ribu, Juara III Rp 500 ribu. Lomba masatua dan membaca puisi Bali, Juara I menerima Rp 500 ribu, Juara II Rp 400 ribu dan Juara III Rp 300 ribu. (*)