Selasa, 04 Juni 2013

Lima Pelajar Kedonganan Dalami Bioteknologi Kelautan di Undip

LIMA pelajar Kedonganan yang menempuh pendidikan di SMA 2 Kuta mendapat kesempatan mendalami bioteknologi kelautan serta pemanfaatan limbah perikanan di Universitas Diponegoro (Undip) Semarang. Mereka diundang untuk mengikuti sosialisasi dan pelatihan mengenai bioteknologi dan pemanfaatan limbah perikanan pada 5-9 Juni 2013.

Kelima pelajar itu, yakni Ni Putu Cintya Kriss Jayanti (Banjar Kerthayasa), Ni Nyoman Indah Triwahyuni (Banjar Ketapang), Ni Nyoman Nila Arieswari (Banjar Pasek), Ni Wayan Setia Nanta Historistawati (Banjar Pasek) serta Ni Luh Putu Diah Septianingsih (Banjar Pengenderan). LPD Kedonganan turut mendukung kegiatan yang diikuti para pelajar Kedonganan itu dengan memberikan bantuan dana penunjang kegiatan selama mengikuti sosialisasi dan pelatihan.
Kepala LPD Kedonganan, I Ketut Madra, S.H., M.M.

Kelima pelajar Kedonganan itu diundang karena Kedonganan diketahui sebagai sentra perikanan dan kelautan di Bali. Dengan mengikuti sosialisasi dan pelatihan diharapkan pelajar Kedonganan itu memiliki wawasan dan bekal keterampilan tentang bioteknologi dan pemanfaatan limbah perikanan yang bisa dimanfaatkn untuk kepentingan masyarakat Kedonganan.

“Paling tidak bisa memunculkan kesadaran dan kepekaan mereka sebagai generasi penerus Kedonganan terhadap permasalahan dan potensi yang dimiliki tanah kelahirannya di Kedonganan,” kata Kepala LPD Desa Adat Kedonganan, I Ketut Madra, S.H., M.M., saat menyerahkan bantuan kepada kelima pelajar tersebut, Selasa, 4 Juni 2013.

Menurut Madra, kesempatan yang didapat pelajar Kedonganan itu tidak boleh disia-siakan. Justru, kesempatan itu harus dimanfaatkan semaksimal mungkin, baik untuk pengembangan prestasi pribadi pelajar tersebut, bagi sekolah serta bagi masyarakat Kedonganan dan masyarakat umum.

Madra mengingatkan sisi barat dan timur Kedonganan berupa laut. Itu artinya, potensi perikanan dan kelautan Kedonganan sangat tinggi. Sisi barat Kedonganan merupakan sentra perikanan yang kini juga bertumbuh menjadi kawasan wisata kuliner dengan menu khas sea food. Sementara sisi timur merupakan kawasan hutan bakau yang potensial untuk diteliti dan dikembangkan bagi kepentingan masyarakat.

Menurut Madra, LPD Kedonganan mendukung kegiatan yang diikuti para pelajar Kedonganan itu sebagai wujud nyata komitmen LPD dalam menjaga dan mengembangkan aspek palemahan dan pawongan desa adat dengan mendorong sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki Kedonganan agar mampu memberdayakan potensi pelemahan yang dimiliki tanpa merusaknya. (*)

0 komentar:

Posting Komentar