Kamis, 07 Maret 2013

Simakrama dan Penyerahan "Tali Kasih" kepada Mantan Prajuru

Penyerahan tali kasih kepada I Made Gandil
Jajaran pengurus LPD Kedonganan bersama prajuru Desa Adat Kedonganan, para kelian dan kepala lingkungan serta pengurus LPM, masimakrama ke rumah para mantan prajuru dan pengurus desa sekaligus menyerahkan bingkisan “tali kasih”, Kamis, 7 Maret 2013. Kegiatan ini serangkaian menyambut hari raya Nyepi tahun baru Saka 1935 serta hari raya Galungan dan Kuningan.


Kepala LPD Kedonganan, I Ketut Madra, S.H., M.M., menyatakan biasanya acara masimakrama dan penyerahan tali kasih ini dilakukan saat perayaan hari ulang tahun (HUT) LPD yang jatuh saban 9 September. Akan tetapi, agenda rutin itu dilaksanakan Maret ini karena pada kebetulan Maret ini terjadi dua hari raya penting, yakni Nyepi dan Galungan-Kuningan. Selain itu, prajuru Desa Adat Kedonganan baru dikukuhkan.

Tali kasih kepada I Made Sumantara
“Jadi, sekalian acara ini menjadi momentum simakrama antara prajuru baru dengan para mantan prajuru, para panglingsir atau pun tokoh masyarakat. Dari acara ini diharapkan terjalin komunikasi antara prajuru baru dengan para mantan prajuru dan pengurus desa,” kata Madra.

Hanya memang, saat acara simakrama, Bendesa Adat Kedonganan, I Ketut Puja, S.Ag., tidak hadir karena pada saat yang sama menghadiri pertemuan di kantor pusat pemerintahan (puspem) Kabupaten Badung di Sempidi berkaitan perayaan Nyepi. Puja diwakili Penyarikan I Made Sukada serta sejumlah prajuru lain.
Penyerahan tali kasih kepada I Made Parka
Penyerahan tali kasih kepada I Wayan Sandi
Para mantan prajuru dan pengurus desa yang dikunjungi tak pelak menyatakan rasa bahagia dan terima kasih. Mereka mengaku terharu karena jajaran LPD dan pengurus desa masih memperhatikan  dan mengingat para pendahulu. Kunjungan itu juga memotivasi para mantan prajuru dan pengurus desa untuk terus menyumbangkan pikiran bagi kemajuan desa.

“Untuk kemajuan desa, saya siap menyumbangkan pemikiran-pemikiran yang mungkin bisa diimplementasikan,” kata panglingsir desa, I Made Parka. Hal senada juga dikemukakan panglingsir I Made Sumantara, mantan Bendesa Adat I Wayan Suranata, mantan Lurah Kedonganan, I Wayan Sandi serta Jero Mangku Made Sukadi.

Sementara mantan Bendesa Adat, I Made Gandil mendoakan agar para pengurus LPD dan prajuru desa diberi kekuatan dalam mengabdi memajukan desa. Bendesa adat yang turut membidani kelahiran LPD Kedonganan ini meminta agar program ngaben massa saban tiga tahun sekali yang menjadi produk LPD tetap dilanjutkan. (*)

0 komentar:

Posting Komentar