Sabtu, 23 Maret 2013

Senin, Pembagian "Hadiah" Daging Babi Gratis Plus Uang Bumbu

LPD Desa Adat Kedonganan kembali memberikan daging babi gratis kepada krama desa adat setempat sebagai "hadiah" hari raya Galungan dan Kuningan. Tiap-tiap krama desa ngarep akan menerima 3,5 kg daging babi disertai uang bumbu (basa-basa) senilai Rp 25.000. Pembagian "hadiah" ini dilaksanakan di depan kantor LPD Desa Adat Kedonganan, Jalan Catus Pata, Kedonganan, Senin, 25 Maret 2013 pukul 07.30 Wita.

Wakil Kepala sekaligus Sekretaris LPD Desa Adat Kedonganan, I Wayan Suriawan menjelaskan pembagian daging babi menjelang Galungan dan Kuningan kali ini merupakan yang keempat kalinya. Pertama kali program ini dilaksanakan tahun 2010.

"Untuk Galungan Maret ini ada yang istimewa karena diberikan tambahan uang bumbu Rp 25.000. Tapi, uang bumbu itu hanya untuk krama desa yang datang. Kalau tidak datang atau diwakili, tidak mendapatkan uang bumbu itu," kata Suriawan, Sabtu (24/3). 

Dipaparkan Suriawan, LPD menyediakan sekitar 5 ton daging babi. Daging babi itu akan dibagikan kepada 1.157 krama desa ngarep di Desa Adat Kedonganan.

Kepala LPD Desa Adat Kedonganan, I Ketut Madra, S.H., M.M., mengungkapkan program pembagian daging babi gratis menjelang hari raya Galungan dan Kuningan merupakan bentuk revitalisasi tradisi mapatung (memotong babi bersama-sama lalu membaginya secara merata bersama-sama). Hanya saja, tradisi itu disesuaikan dengan situasi, kondisi dan kebutuhan masyarakat saat ini. 

Program ini sebagai ungkapan rasa syukur kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa sekaligus terima kasih kepada krama yang telah mendukung program-program LPD.

Selain itu, program ini juga dimaksudkan untuk mendukung tumbuhnya usaha peternakan rakyat di Bali, khususnya berkaitan dengan ternak babi. Dengan dijadikan sebagai program rutin tiap hari raya Galungan, setidaknya peternak babi memiliki pasar yang jelas dan harga juga bisa dikendalikan. 

Bendesa Adat Kedonganan, I Ketut Puja, S.Ag., menyambut baik dan bersyukur dengan program pembagian daging babi gratis bagi krama desa ini. Pihaknya berharap program ini bisa makin mendekatkan LPD dengan krama desa sehingga LPD bisa terus berkembang. Pada akhirnya, kemajuan LPD Kedonganan juga akan dinikmati krama Desa Adat Kedonganan. (*)

0 komentar:

Posting Komentar