Selasa, 19 Februari 2013

Maju Bersama LPD Kedonganan

Jejak Bisnis I Made Kantri (UD Sari Kembang)


UD Sari Kembang milik Made Kantri
Di antara banyak krama Kedonganan yang sukses mengembangkan usahanya, I Made Kantri termasuk memiliki pengalaman intim dengan LPD Kedonganan. Pasalnya, UD Sari Kembang milik Kantri yang bergerak di bidang penjualan bahan-bahan bangunan lahir dan tumbuh berbarengan dengan kelahiran dan pertumbuhan LPD Kedonganan. Kantri pun menjadi satu di antara nasabah yang setia memanfaatkan layanan LPD Kedonganan sejak LPD Kedonganan berdiri tahun 1990.

Kantri tak melupakan pengalaman berkesan saat dirinya ikut menjadi bagian dalam program LPD Kedonganan membidani pembangunan Pura Dalem Kahyangan Desa Adat Kedonganan tahun 1993. Saat itu, dia baru merintis usahanya. Sebagai pemula, tentu saja Kantri menghadapi tantangan berat untuk mengembangkan usahanya. Mulai dari modal yang minim, fasilitas yang terbatas hingga persaingan yang ketat.

Tapi, justru di tengah keterbatasan itu, Kantri ikut mendukung pembangunan Pura Dalem Kahyangan Kedonganan. Saat itu, panitia pembangunan pura tidak memiliki dana. “Bahkan dana panitia minus,” tutur Ketua Panitia Pembangunan Pura Dalem Kahyangan, I Made Ritig, S.H.

Kantri hadir menjadi solusi. Kantri memberikan panitia untuk mengambil bahan-bahan bangunan di tokonya. “Pokoknya gunakan dulu barang-barang dagangan saya. Hitung-hitungannya belakangan dipikirkan,” kata Kantri.

Akhirnya, pembangunan pura bisa dirampungkan. Dengan semangat gotong-royong dan mapunia, pura berhasil direnovasi tanpa memungut urunan dari krama meskipun menghabiskan dana sekitar Rp 300.000.000.

Setelah pembangunan pura selesai, panitia pembangunan ingin melunasi hutang-hutang bahan bangunan di toko milik Kantri. Celakanya, tak semua pengambilan barang tercatat. Kantri tak merisaukan itu.

“Kami mengambil banyak semen, tapi tak pernah tercatat,” tutur Kepala LPD Kedonganan, I Ketut Madra.

Tapi, Kantri tak merisaukan itu. Dia menerima berapa pun dana yang diberikan panitia. “Pura ini juga milik saya selaku krama desa. Jadi, saya juga ingin mapunia untuk pura, untuk desa,” kata Kantri.

Bagi Kantri, mapunia untuk pembangunan pura tak ternilai harganya. Kantri berpandangan, dirinya sudah diberikan rezeki oleh Ida Batara, tentu menjadi kewajiban untuk menghaturkan apa yang sudah didapat.

“Saya bersyukur, berkat suecan Ida Batara, usaha saya bisa berkembang,” tutur Kantri.

Jika Kantri menjadikan pembangunan Pura Dalem Kahyangan sebagai tonggak perkembangan usahanya, begitu juga LPD Kedonganan. Menurut Madra, kesuksesan renovasi Pura Dalem Kahyangan itu menjadi titik balik tumbuhnya kepercayaan krama yang berdampak pada berkembangnya LPD Kedonganan. Itu artinya, Kantri juga berkontribusi pada kesuksesan LPD Kedonganan. (*)

0 komentar:

Posting Komentar